Bacaan Sholat Yang Baik Menjadikan Keluarga Menjadi Baik

Di dalam bacaan sholat, Nabi Saw pernah menyampaikan, sholat itu tidak sah (tidak diterima), kecuali dengan membaca surat al-Fatihah. Ternyata benar, Nabi Saw benar-benar mengi-informasikan bahwa bacaan surat al-Fatihah itu merupakan interkasi khusus dengan sang sholik. Ketika sholat, seolah-olah manusia berbisik kepada Allah Swt. Dan, namnya berbisik (munajat) merupakan tanda bahwa orang tersebut itu benar-benar dekat dengan Allah Swt.

Di dalam sebuah hadis Qudsi dijelaskan bahwa ora ng sholat itu seolah-olah sedang ber-dialog interaktif dengan-Nya. Karena interaksi khusus, maka secara dhohir hendaknya harus bersih lahir dan batin Nabi Saw pernah menyampaikan:’’

Nabi Saw pernah menuturkan:’’ barang siapa yang telah berwudu dengan sempurna, kemudian pergi menuju masjid untuk melaksanakan sholat berjama’ah, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah Swt. Hadis lain, Nabi Saw menjelaskan:’’ ketika sedang membaca ‘’al-Hamdulillahi Rabbi al-Alamian’’ Allah Sw menjawab:’’ hambaku telah memujaku’’. Ketika membaca:’’ Al-Rahman al-Rahiim’’, Allah Swt menjawab:’’ hambaku telah memuji-ku’’. Ketika seseorang melanjutkan:’’ Maliki Yaumi al-Diin’’. Allah Swt menjawab:’’ hamba-ku telah mengagungkan diri-ku’’. Ketika sesorang membaca:’’ Iyyaka Na’budu Wa Iyyaka Nastaiin’’, Allah Swt menjawab:’’ ini antara saya dengan hambaku, bagi hambku apa yang diminata? Selanjutnya, ketika seseorang mengucapkan:’’ Ihdina al-Sirotol Mustaqim, Siroto al-Ladzina an-Amna Alaihim, Ghoril Magdzubi Alaihim Waladdzoolin’. Maka, Allah Swt menjawab:’’ semuanya bagi hambaku, apa yang akan diminta? (H.R Malik: Al-Muwatto’).

Hadis Qudsi ini meng-informasikan kepada para pencinta Nabi Saw, bahwa sesungguhnya sholat itu merupakan interkasi khusus dengan Allah Swt. Ketika interaksi itu berjalan dengan benar dan lancar, syarat rukunnya juga sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad Saw, maka tuhan akan menjawab setiap permintaaan, dan menuntun setiap langkah kaki hamba-hamba-Nya. Oleh karena itu, hendaknya setiap keluarga heendaknya menjaga interaksi ini dengan melaksanakan sholat berjamaah secara rutin dan tepat waktu. Ke-sakinahan sebuah keluarga, juga bisa ditentukan sejauh mana dirinya menjaga ibadah sholat. Sholat yang bagus, akan melahirkan keluarga yang sakinah dan penuh cinta.

KH Suyuti Dahlan setiap memberikan ceramah pada Walimatulularsi selalu mengajak jamaah, khususnya pengantin baru agar supaya menjaga sholatnya. Ketika saya mengucapkan janji suci, beliau juga tidak lupa memberikan tausiyah agar supaya menjaga sholat lima waktu dengan sebaik-baiknya. Sholat itulah yang akan menjadikan keluarga semakin berkualitas. Kemakmuran ekonomi dan ketentraman batin sebuah keluarga, juga tidak terlepas dari sejauh mana keluarga itu menjaga sholat lima waktu. Ini berlaku bagi setiap keluarga yang beragama islam. Sholat juga akan menjadi perekat kuat antara keluarga dengan Allah Swt, sehingga rumahtangga akan semakin berkah dan dijaga oleh Allah Swt setiap saat dan waktu.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s