Membudayakan Kebaikan

Budaya mesti dibudayakan, baik dilingkungan keluarga dan masyarakat. Dalam kelaurga, diperlukan budaya positif sesui dengan tuntunan Nabi, seperti; membiasakan salam, berodo’a sebelum makan, berodo’a ketika naik kendaraan, berjama’ah barenag dengan keluarga, baca al-qur’an setelah magrib, sholat duha sebelum berangkat kerja,bersedekah. Jika budaya positif ini dipakai, akan menjadi kebiasaan sampai tua, bahkan akan menjadi amal ibadah bagi orang tua. Nabi pernah berpesan” barang siapa yang merintis suatu kebaikan, selama kebikan itu dilakukan maka ia akan mendapatkan pahalanya”. Begitu pula dengan kejelekan yang di rintis. Umumnya, masyarakt kita dan pemimpin bagsa ini senang merintis kejelekan, bahkan sedikit sekali mereka yang merintis kebaikan. wallau a’lam

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s