Mencintai Nabi

Dalam sebuah cerahmanya, Qurais Sihab MA memberikan keteranag gambalng seputar cinta kepada Nabi. Beliau juga menjelaskan tengtang visik, tindakan, ucapan, serta budi pekerti Nabi. Dari semua ceramahnya, ternyata Nabi sangat sempurna, di ibaratkan matahari karena tidak ada satupun dari sahabt yang merasa tidak merasakan sinarnya matahari. tidak satupun dari sahabat yang mampu menatap wajah Nabi yang begitu berwibawa dan agung. Nabi juga selalu menjag uturnya agar orang yang di ajak bicara tidak tersinggung atau malu karena ucapanya. Suatu ketika Nabi bersama para sahabat makan bersama, dengan tidak disengaja ada salah satu sahabt sedang kembung sehingga keluar angin ( kentut). Melihat hal ini, Nabi tidak ingin sahabtnya malu atau tersinggung, dengan penuh bijaksana nabi mengatakan” Siapa yang selesai makan daging onta hendaknya mengambil wudhu’ untuk melasanakan sholat”. Semua sahabt yang keluar angin dan tidak mengambil wudu’ untuk menunaikan sholat.  Dengan demikain, sahabt tersebut tidak merasa malu, sedangkan sahabat lainya juag mendapatkan pahala wudu’. diera sekarang, masih belum ditemukan orang yang bisa meneladani tutur Nabi, yang banyak adalah mengikuti sunnah Menikah, serta sunnah-sunnah yang nikmat serta lezat.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s