Mengapai Haji Mabrur

Haji adalah rukun islam yang ke-lima, setiap umat islam menharap bisa menunaikanya. bahkan, setiap orang mukmin sejati mesti mempunyai cita-cita menunaikan Haji. Karena cita-cita dan harapan itu akan membuat orang semangat bekerja, beribadah, dan tidak malasa menjalankan kebaikan. Haji dan Umrah adalah kewajiban bagi setiap mukmin yang mampu secara fisik, materi. Syeh Ibnu Hajar al-Asqolani memaknai ayat” Man istato’ ilaihi Sabila” sangat luas. Beliau menyebutkan, wajib bagi setiap orang yang sudah istito’ah artinya secara Al-Zad ( bekal, meliputi materi yang cukup untuk bebergian dan kepulangan, bahkan yang ditinggalkan juga tidak kekuarangan), sedangkan “al-Rahilah” berarti transportasi yang meliputi semua sarana dan prasarani. Jadi, orang islam yang sudah cukup mampu dari segi fisik, materi, trnasportasi, maka wajib baginya menunaikan Ibadah Haji.
Setiap orang yang melakukan ibadah haji, akan menemukan kesulitan, baik baik sarana kendaraan, transportasi, bahkan akomodasi. disisi lain, prosesnya juga tidak semudah yang dibayangkan karena Haji diibaratkan Jihad. Nabi mengatakan”jihadnya orang tua, lemah dan wanita adalah Haji”. Memang Haji memerlukan perjuangan fisik dan materi. jika orang muslim bisa melaksanakan haji dengan sebaik-baiknya, ihlas dengan segala sesuatunya, dan semata-mata karena-Nya, maka Allah akan mencatatnya dengan Haji Mabrur. Surga ialah tempat yang pantas baginya, Nabi mensinyalir bahwa orang yang melaksanakan haji (mabrur), maka segala dosa -dosanya diampuni baik yang sudah atau yang beluam. Dalam Sebuah hadis disebut ” al-Hajj Yahdima ma qoblau” artinya haji itu menghapus dosa-dosa sebelumnya. Tetapi, manakala orang yang haji ternyata sepulang dari Makkah tidak ada perubahan lebih baik, bahkan masih suka melakukan kemaksiatan, maka bisa dikatakan haji itu perlu dievaluasi. barangkali, ongkosnya, atau syarat rukunya masih belum bagus, niatanya belum ihlas, hartanya belum bersih.Wallau a’lam

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s