Nafsu dan Puasa

Bulan suci  Ramadhan yang  mulia erat sekali  dengan pendidikan.  Jika dikaji lebih lanjut tentang  nafsu, ternyata ia diciptakan dengan karakteristik yang unik yaitu sombong. Kesombongan ini akan terus berkembang dengan subur, jika dipupuk dengan beraneka ragam makanan-makanan yang bergizi tinggi dan minuman yang  mineralnya tinggi serta lingkungan yang mendukung. Oleh karena itu, perlu diadakan kontrol baik yang bersifat sosial atau dari diri sendiri.

Masyarakat merupakan kontrol sosiety yang dominan dalam sebuah komunitas masyarakat. Begitu pula dengan berpuasa. Seseorang yang sedang berpuasa, ia cenderung mampu mengkontrol dirinya sendiri dengan baik,  sehingga dia akan  banyak bertafakkur akan dirinya sendiri dan kembali kepada Allah SWT.

Di dalamuah kisah, ternyata sejak awal  penciptaan nafsu. Allah SWT bertanya pada nafsu tentang siapa penciptanya, namun nafsu tetap angkuh dan tidak mengakui  siapa penciptanya, walaupun ia tahu, siapa penciptanya. Hal ini sampai berkali-kali, sampai akhirnya Allah SWT menguji dengan tidak  memberikan  makan nafsu (berpuasa),  sampai pada akhirnya nafsu kelaparan. Ketika sedang lapar, lemah dan tidak berdaya, pada waktu itulah nafsu mengakui Allah SWT sebagai pencitanya.

Oleh karena itu, kesombongan nafsu  perlu mendapat pelajaran  dan pendidikan dengan berpuasa sehingga  akal   bisa berfikir dengan  baik dan seimbang, serta  jernih tidak sombong dan egois.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s