Berbahagialah Dengan Satu Wanita

BERBAHAGIALAH DENGAN SATU WANITA
Keluarga sakinah (anteng/damai) mawaddah (penuh cinta) wa rahmah (penuh kasih sayang) adalah dambaan setiap insan. Tiga istilah ini di ambil dari al-Qur’an (Q.S Al-Ruum (30:20) yang artinya:’’ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. Ayat ini mengisaratkan kepada pemeluk islam yang setia, barang siapa yang benar-benar membina keluarga dengan sebaik-baiknya, akan mendapat cinta, kasih sayang, serta kedamaian yang sesungguhnya bersama istrinya di dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
Memang tidak dipungkiri, ada lelaki berbahagia dengan empat wanita, atau dua wanita di dalam mendampingi hidupnya. Walaupun di sana- sini masih ada pesoalan, akan tetapi bisa di atasi, dan tidak menganggu keharmonisan rumah tangga. Dan, ada juga lelaki dengan empat dua wanita, atau empat (POLIGAMI), ternyata justru pilar-pilar rumah tangga porak poranda. Sebab, yang dicari hanyalah kebahagiaan birahi yang tidak ada ujung pangkalnya. Yang lebih mengerikan lagi, ternyata tidak sedikit menikah dengan satu wanita, yang katanya sudah berpacaran, penjajakan, saling mengenal, ternyata berujung pada pengadilan (perceraian). Padahal, usia perkawinan relative baru, dengan kata lain seumur jagung.
Di dalam tulisan sederhana ini mengisaratkan bahwa menikah dengan wanita bukanlah sesuatu yang sulit, dan juga tidak mudah. Jika yang dicari hanyalah kepuasan birahi, ini sangat mudah. Sebab, saat ini banyak wanita yang siap dan rela menjajakan dirinya untuk kepentingan materi. Usianya juga relative muda, orang bilang’’daun muda’’. Jika yang dicari kebahagiaan pasca nikah, memang agak sulit sedikit, akan tetapi semakin mudah jika mengawalinya dengan pendekatan istikharah sesuai dengan tuntunan islam sebagai agama dan syariat.
Ada empat kriteria lelaki dan wanita yang dianjurkan untuk dinikai sebelum menentukan pilihan (1) cantik ( performance menarik sesuai dengan jaman), baik berbusana, pola hidup, serta pola bergaul sesuai dengan ajaran agama, dan menjaga norma-norma yang berkembang di masyarakat. (2) Keturunan juga tergolong bagus, dalam dunia akademis dikenal dengan linier. Artinya, ayah dan ibunya jelas asal usulnya, bukan dari orang-orang yang menyekutukan tuhan, atau suka membuat ulah ditengah-tenggah masyarakat. (2)Materi yang dimiliki cukup, bukan berarti kaya. Yang paling penting disini bukanlah kaya secara materi, akan tetapi ilmu dan pengetahuan menjadi modal kekayaan yang sangat luar biasa. Sebab, modal yang paling menarik, dan bisa menjadi lading rejeli adalah ilmu dan ketrampilan. (4) Agama, menurut sebagian kalangan agamawan keyakinan ini sangat penting untuk kelangsungan membina rumah tangga. Sebab, perbedaan yang lain kadang bisa diepetemukan, akan tetapi perbedaan keyakinan kadang berujung pada per-cek-cokan yang sulit untuk dicarikan solusi. Ujung-ujungnya bercerai, atau pembagian gono-goni, putra-putri menjadi terlantar.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s