Meraih Ampunan di Bulan Al-Qur’an

Bulan suci ramdhan disebut juga dengan bulan al-Qur’an (sahrul Qur’an), mengingat Allah SWT menurunkan al-Qur’an pada bulan ini, tepatnya pada malam Lailatul Qodar. Sebagaimana firman-Nya yang artinya: Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Di dalam surat lain, Allah SWT menjelaskan” sesungguhnya aku turunkan al-Qur’an itu pada malam yang penuh berkah’’ , agar lebih yakin, secara khusus, Allah SWT menjelaskan secara gamblang yang artinya:’’Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan . Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
Q.S (1:158), Q.S (44;3), Q.S (97:1-5), menginformasikan tengtang waktu turunnya al-Qur’an secara serentak ke-baginda Nabi Muhammad Saw. Setiap bulan suci Ramadhan beliau dan malaikat Jinril a.s senantiasa membacakannya. Kecuali ketika Ramadhan terahir, Malaikat Jibril tidak hadir lagi, kira-kira sekitar 5 bulan sebelum wafatnya. Nabi Saw sempat berdialog dengan putrinya Fatimah al-Zahra’, bahwa bulan Ramadhan ini Jibril tidak hadir lagi. Dan ini bertanda, bahwa waktuku sudah dekat.
Sejak kejadian turunnya al-Qur’an pada tanggal 17-Ramadhan (wahyu pertama), Lailatul Qodar, serta Nabi bersama Jibril mutolaah al-Qur’an, hingga Absenya Jibril pada Romdhan terhahir sebelum Nabi wafat. Menjadikan Romdhan sebagai bulan al-Qur’an al-Kariam (Sahrul Qur’an). Tidak hanya Nabi dan Jibril, semua umat islam dimanapun berada menjadikan bulan romadhan sebagai moment penting untuk membaca, mengkaji al-Qur’an, serta membahas segala ilmu yang terkait dengan al-Qur’an, seperti Ilmu al-Qur’an, tafsir, serta tajwidnya.
Semua yang terkait dengan al-Qur’an adalah mu’jizat, seperti susunan redaksinya, huruf, jumlah surat, ayat, serta makna yang terkandung, baik yang jelas atau mutasabihat adalah wahyu-Nya. Hingga kini, tidak satupun jin dan manusia mampu menandingi kekuatan dan kedasyatan al-Qur’an. Al-Qur’an tidak hanya memberikan kontribusi pada pakar-pakar ilmuwan agama, akan tetapi juga para sain dan tehnologi, seperti kedokteran, biologi, fisika, matematika. Di sisi lain, al-Qur’an menjadi obat penjejuk hati, jiwa dan fikiran. Tidak sedikit orang yang sakit parah, sukar diobati, bahkan pakar medis telah memfonis (mati), ternyata bisa sembuah dengan bacaan al-Qur’an.
Nabi pernah menyampaikan di dalam sebuah hadisnya bawah kelak orang yang senantiasa membaca al-Qur’an, kelak al-Qur’an akan datang untuk memberikan safaat (pertolongan). Bulan ramadahan bulan yang sangat tepat untuk mengkaji al-Qur’an dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika para ulama’ terdahulu mampu meng-hatamkan dalam tempo tiga 3-6 hari. Tidak berlebihan kiranya kita mengatamkan al-Qur’an dalam temo satu bulan. Syukur-syukur dalam bulan ramadhan mampu meng-hafal Juzz Amma, sehingga kita benar-benar mampu mengambil berkah bulan suci ini.
Nabi Saw pernah menuturkan di dalam hadisnya yang artinya:’’ celaka sekali bagi mereka yang mendapatkab bulan suci ramadhan akan tetapi tidak memperoleh ampunan-Nya’ (H.R al-Hakim)’. Artinya, banyak sekali umat islam yang tidak memanfaatkan kesakralan bulan mulia, sehingga mereka tidak mendapatkan keberkahan bulan ini. Sudah waktunya bagi kita memperbaiki prilaku, pitutur, sikap kepada orangtua, mertua, istri dan anak, serta tetangga sekitarnya. Dengan bulan ramadhan kita raih kemenangan, bahagia didunia dan juga di akhirat.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s