JAMAAH TERAWIH SEMAKIN MAJU PESAT

Di Negeri Arab Saudi, tepatnya di Makkah dan Madinah sebagai sumber inspirasi umat islam. Sekaligus tempat turunya al-Qur’an setiap memasuki sepuluh terahir, jumlah jama’ah tarawih semakin antusias. Hal ini sebabka karena mereka yakin bahwa pada sepuluh terahir akan turan lailatul qodar, sebagaimana dikatakan bawa lailatul qodar itu malam lebih baik dari seribu bulan. Masjid-masjid penuh, hingga berdesak-desakan. Jika ingin berada dibarisan depan, harus berangkat sebelum asar. Itu-pun hanya sampai dibarisan ke-5, karena shof (barisan) pertama telah ditempat sejak sebum duhur.
Tidak hanya terawih. Orang bersedekah juga semakin banyak. Tidak sedikit para ulama’ membagikan uang, pakaian, kurma kepada santri-santrinya. Pendeknya, hampir 90%, ikut serta khusu’ menanti detik-detik lailatul qodar. Apalagi, ketika memasuki hari-hari ganjil sepuluh terahir. Bahkan, sholat tarawih yang semula dilakukan 20 rakaat + 2 witir+ 1 witir hanya sampai 20 rakaat. Selanjutnya, tepat pada pukul satu dini hari, sholat dilanjutkan dengan 10 rakaat ditambah tiga rakaat. Nyaris, sholat terawih dan witir menjadi 33 rakaat. Kendati demikian, jama’ah tidak bosan-bosanya menunggu malam-malam indah itu.
Sebaliknya, di negeri ini. Banyak masjid-masji mulai sepi, karena sebagian besar umat islam capek melaksanakan terawih. Padahal, jumlah rakaatnya hanya 8 rakaat. Ada juga yang 20 rakaat. Tetapi, tetap saja masjidnya melompong, karena sebagaian besar berjama’ah di mall (supermarket), seperti Giant, carefor, matahari. Heboh deh…., alasanya sederhana. Ternyata mereka berbelanja untuk persiapan hari raya. Sementara, hakekat dan makna bulan suci terbuang begitu saja…!

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s