KUTA HAJI 2011, MEMASUKI WAINTING LIST

Kegagalan calon jama’ah haji non-kuota membuat calon jama’ah haji semakin kurang percaya terhadap penyelengara haji khusus (plus). Sebab, tidak sedikit dari biro perjalanan haji yang menjanjikan berangkat pada tahun 2010, ternyata gagal. Padahal, calon jama’ah haji itu sudah melunasi, bahkan ada yang meminta tambahan biaya, tetapi tetap saja tidak bisa berangkat. Sebab, memang calon jama’ah haji itu tidak memiliki kuota (porsi).

Dan, ternyata sebagian dari mereka yang daftar, oleh beberapa biro perjalanan di masukkan pada daftar nono-kuta, yang notabene tidak ada jaminan dan pelayanan dari pemerintah Indonesia dan juga pemerintah Arab Saudi. Wajar, jika tahun ini, ribuan jama’ah tidak bisa berangkat, karena ternyata kuota haji non-kuota terbatas, dan sebagian lagi tidak keluar. Tetapi, hebatnya biro-biro perjalanan haji berani menjanjikan kepastian berangkat haji kepada calon jama’ah. Janji-janji itu, ternyata tidak menjadi kenyataan. Mereka yang berangkat-pun, ternyata tidak memperoleh fasilitas yang dijanjikan. Bahkan, banyak yang kleleran di Jeddah, Makkah. Kondisi ini sangat memprihatinkan, sebab biro yang bertanggung jawab, ternyata lepasa tangan.

Al-hasil, ahirnya pemerintah turun tangan. Sebaba, mau tidak mau, jama’ah haji non-kuota yang kleleran itu juga warga negera Indonesia. Berarti, pemerintah harus berani menindak tegas para penyelengara haji, seperti KBIH dan TOUR dan Travel yang tidak professional, alias sembrono. Kalau pemerintah tidak tegas, maka tahun-tahun mendatang, masih akan muncul traged-tragedi memilukan yang menimpa calon tamu-tamu Allah Swt. Sebab, bagaimana-pun, mereka itu manusia yang harus dihormati, bukan komoditas yang dikeruk keuntunganya.

Krisis kepercayaan terhadap calon jama’ah haji semakin hari semakin besar. Di beberapa daerah, seperti; Bayuwangi, Jember, Malang, Surabaya, bahkan Jakarta, ternyata banyak calon jama’ah haji yang trauma dengan travel Haji dan Umrah Plus. Mereka-pun tidak segera percaya kepada biro haji yang menawarkan jasa. Trauma itu semakin hari semakin membuat biro perjalanan haji Plus menjadi minus. Sebab, janji-janji itu tidak terbukti, dan seolah-olah biro haji hanya mencari keuntungan belaka dibalik penderitaan calon tamu-Nya.

Terakait dengan gagalnya calon jama’ah haji non kuota 2010. Ternyata, sebagian dari mereka tidak lagi datang ke biro-biro perjalanan (Travel Haji dan KBIH). Mereka menyerbu Depag agar supaya memperoleh kepastian keberangkatan hajinya. Karena banyaknya calon jama’ah haji yang berangkat, tahun 2010. Maka, kuota 2011 dalam tempo yang cukup singkat sudah terpenuhi. Jadi, calon jama’ah haji yang ingin berangkat haji tahun 2011, segeralah daftarakan diri anda ke biro perjalanan haji yang professional dan tanggung jawab. Agar nasibnya, tidak seperti jama’ah non-kuota yang gagal berangkat tahun 2010.

Kendata kuota tahun 2011 sudah terpenuhui. Maka, siapa yang mendaftarkan diri minggu-minggu ini (1/12), akan masuk wainting list. Jika, pemerintah menambah kuotanya, seperti tahun kemarin, maka secara otomatis mereka akan masuk tahun 2011. Menurut analisa saya, tahun depan 2011- dan seterusnya, kuota akan terus ditambah, menginggat kondisi pembangunan Masjidilharam dan sekitarnya sudah mulai rampung. Dan, sangat memungkinkan bagai calon jama’ah itu bisa berangkat tahun 2011, akan tetapi kepastianya hanyalah milik tuhan semata. Yang penting, sebagai manusia telah niat, dan berusaha, selebihnya tuhan yang menentukannya.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Info Haji dan Umrah. Tandai permalink.

5 Balasan ke KUTA HAJI 2011, MEMASUKI WAINTING LIST

  1. heny berkata:

    Insya Allah kalo kita semua calon jamaah, DEPAG, Travel/KBIH orang-orang yg berperikemanusiaan dan berakhlak tinggi maka tidak akan ada yg saling dirugikan dan di zholimi, mohon agar kita semua HIJRAH menjadi yg lebih baik, sy sedih sebagai warga Indonesia yg selalu mendengar cemooh dari warga negara tetangga bahwa DEPAG adalah lembaga yg tertinggi pelaku korupsi, astagfirulah, di Malaysia dan Brunei biaya spt haji reguler tp fasilitas yg didapat jamaah spt haji Plus (KBIH khusus Indonesia), tunjukkan ..kita bangsa yg berakhlak lebih tinggi spt citra kita sebagai bangsa yg ter ramah..harusnya juga tertinggi akhlaknya

  2. heny berkata:

    Sebaiknya Depag menjadi penengah, agar KBIH atau travel masih tetap bs menjadi penyelenggara Haji Plus namun calon jamaah juga merasa aman, Depag menyediakan hot line khusus ..bisa via internet atau via telp atau sms, bagi yg sdh daftar ke KBIH/travel yg punya ijin resmi Haji bisa mengecek status nya, siapa tau ada Travel/KBIH yg nakal, misal calon jamaah sudah daftar n setor uang 4000 USD tp tidak segera di inputkan alasan SPPH blm turun, dan harusnya bila lebih dari 1 minggu sejak daftar dan setor tidak turun SPPH dan tidak diinput ke siskohat (tidak bisa tunjukkan copy setoran BPIH khusus dan ada no porsi), calon jamaah berhak adukan ke Depag

    • qosdie berkata:

      KBIH dan Biro (TRAVEL), sering kali menjadikan jama’ah haji semata-mata komoditas dengan alasanan pelayanan tamu-tamu Allah.

  3. Komentar berkata:

    Ya Alloh dengan ridloMu semoga saya bisa berangkat haji tahun 2011. Amin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s