Ternyata, Hukum Haji Ada Yang Haram….!

Menurut hemat penulis, haji itu juga ada yang haram. Jadi, orang berangkat ketanah haram, akan tetapi tidak mendapatkan pahala, kecuali menambah dosa. Bagaimana mungkin, orang datang ke baitullah ternyata mendapat dosa. Jika Nabi pernah menyampaikan kelak diantara pengikutku menunaikan iabdah haji karena meminta-minta, status social, picnic dan bisnis.

Ternyata, saat ini lebih dari itu. Berapa banyak orang yang mampu secara financial, ternyata hajinya masih nebeng ke pemeintah (minta biaya dinas). Berapa banyak orang yang mengerti ilmu agama, ternyata masih mau nyrobot kuota jama’ah lain yang menunggu tahunan. Berapa banyak penyelengara haji, yang mengatasnamkan tuhan, ternyata jama’ah haji dijadikan komoditas. Mereka dikeruk hartanya untuk kepetingan pribadinya, dengan mengatasnamkan agama. Ada juga yang ‘’Dam’’nya sudah diminta sejak masih di Indonesia, padahal pelaksanaan hajinya belum dimulai.

Pada tahun 2003, saya menyaksikan rombongan depag yang waktu itu di bahwa bendera ‘’Dr. Said Agil al-Munawar’’. Puluahan nama tertulis dihotel Sobra, hampir semua jama’ah haji yang tinggal di hotel tersebut atas biaya Depag.

Akhir-akhir ini, system pemberangkatan haji harus melalui antrean, berdasarkan kuota. Menurut sumber yang terpercaya, jika ingin berangkat haji mesti daftar tunggu (antre) hingga 4-5 kedepan. Ternyata, ada orang yang akan berangkat haji secara ujuk-ujuk (dadak), setelah ditanya. Ternyata ada jatah dari Depag untuk orang tersebut. Dengan membayar lebih dari ketentuan yang ada, maka ia bisa berngkat ke Makkah. Saya berfikir, inikah ibadah haji yang bukan panggilan Allah SWT. Lantas panggilan siapa? Bisa jadi, haji seperti ini atas panggilan Iblis.

Bagaimana tidak, ribuan orang antre. Mereka sabar menunggu, ternyata ada nyrobot. Bukankan nyrobot milik (hak) orang lain itu adalah perbuatan Iblis. Karena orang berhaji itu mesti tulus, bukan karena ambisi, apalagi harus mencuri haknya orang lain sesam muslim. Ada juga, yang daftar dengan menggunakan KTP lain. Setiap tahun berangkat haji dengan menggunakan identitas baru, karena aturan pemerintah mesti lima tahun sekali.

Seorang Ulama besar, Syeh al-Mara’i, ketua jurusan Usuluddin Universitas Umm al-Qura Makkah. Beliau pernah menyampaikan khutbah jum’ah yang isiniya mengharamkan berangkat haji setiap tahun. Karena pemerintah menetapkan bahwa menunaikan haji itu harus lima tahun sekali. Bagaimana dengan mereka yang setiap tahun, bahkan menggunakan identitas palsu, dan nyrobot hak orang lain.

Tidak sedikit mereka yang berangkat haji bermotif bisnis dan megah-megahan. Mestinya, selama di Makkah dan Madinah bersikap santun, minimal sungkan kepada pemilik baitullah (Allah Swt) dan juga Kanjeng Nabi Muhammad Saw, manusia agung yang sangat sederhana. Pada tanggak 9 Dzulhijjah, di Arafah terdapat sebuah tenda megah bertuliskan (Biro perjalanan haji besar). Tenda itu sangat mewah dan megah, isinya orang-orang yang berduit. Mereka berlomba-lomba menampilkan nama dan kebesaranya di atas tenda-tenda sederhana. Mereka lupa, bahwa tuhan maha besar yang tidak perlu dengan kebesaran dan nama besar mereka.

Waktu itu, saya berfikir, tempat yang begitu mulya, ternyata manusia masih bisa bersifat sombong dan bermegah-megahan. Bukankah Allah SWT tidak suka berlebih-lebihan. Bukankah Arafah tempat untuk mengakui diri atas segala dosa-dosa yang telah dilakukan. Arafah bukan tempat penambilan, tetapi tempat istimewa bagi mereka yang mengakui atas ketidak berdayaan sebagai hamba-Nya. Lantas, apa bedanya Iblis dengan jama’ah haji, jika prilakunya dipenuhi dengan kesombongan dan ke-angkuhan. Jangan-jangan, Iblis juga setiap tahun memanggil manusia agar supaya datang ke Makkah, agar supaya teman-temanya untuk berbuat maksiat dan kseombogan semakin banyak.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Info Haji dan Umrah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s