Cara Memilih Biro Perjalanan Haji

Kuota haji khusus  tahun 2011 sudah terpenuhi. Jadi, jika seorang calon jama’ah haji daftar sekarang di biro perjalanan haji, secara otomatis akan masuk tahun 2012.  Sedangkan, bagi kuta haji reguler (depag), untuk wilayah Jawa Timur sudah memasuki tahun 2019. Jadi, jika calon jama’ah haji wilayah Jawatimur yang daftar sekarang secara otomatis akan masuk daftar tunggu tahun 2018-2019. Sedangkan bagi wilayah Bali, masih bisa memungkinkan dapat kuota tahun 2013, sebab animo masyarakat Bali terhadap Ibadah haji masih kalah dengan Jawa Timur. Lagi pula, mayoritas penduduk Bali beragama Hindu dan Budha. Sedangkan wliyah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tenggah, masih relatif panjang antreanya. Yaitu sekitar 5-6 tahun, jauh lebih pendek dibandingkan Jawa Timur.

Bagi Calon jama’ah haji, baik reguler (depag) maupun Khusus (Plus) agar supaya berhati-hati. Jangan percaya kepada biro perjalanan haji yang menawarkan kuota 2011. Sebab, secara umum kuota 2011 sudah penuh. Belajar dari banyaknya calon jama’ah haji 2010 yang gagal berangkat. Ternyata, banyak biro perjalan haji yang tidak memiliki Izin haji, juga ikut serta menerima calon jama’ah haji plus. Wal hasil, jama’ah yang sudah diterima oleh biro tersebut di-lempar (jual), pada biro yang telah memiliki ijin haji. Ada juga biro yang berani menjanjikan visa non-kuota, yang tidak bisa berangkat.

Jika ingin memilih sebuah biro perjalanan, pertama kali yang yang harus diperhatikan adalah:

(1).  Memiliki Ijin operasional menyelengarakan haji khusus.

(2). Propesional  dan berpengalaman.

(3). Perusahaan yang bonafid.

(4). Mengutamakan pelayanan Ibadah, kesehatan, terhadap Jama’ah Haji.

(5). Guide (pembimbing) jama’ah haji propesional.

Banyak biro perjalanan haji yang sering berbohong kepada calon jama’ah. Seperti masalah hotel (pemondokan). Agar supaya calon jama’ah haji ikut pada bironya, maka dikatakan bahwa hotel yang akan ditempatai hotel bintang lima, ternyata sampai di Makkah dan Madinah tinggal di Hotel Bintang Tujuh (alias pusing tujuh keliling).

 

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Info Haji dan Umrah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s