Menyelesaikan Masalah di atas Sajadah

Manusia hidup memang penuh dengan masalah. Sejark lahir procot, masalah sudah menhadangnya. QS al-Balad (90:4) menjelaskan:’’ Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. . Ketika saya aktif ngaji di Syeh Makki al-Bakistani di pelataran ka’bah setiap sholat subuh. Syeh Makki bercerita bahwa manusia itu sejak lahir sudah harus menghadapi masalah, seperti; tali pusarnya harus segera diputus. Sebagian ulama’ linguistic mengartikan’’ kabad’’ dengan ‘’ al-Masaqqoh’’ yang artinya kesulitan.  Namun, tidak ada kesulitan yang tidak bisa diselesaikan.

Kesulitan-kesulitan terkait dengan proses kelahiran misalnya, sekarang bisa diselesaikan lewat dunia medis. Kecangihan tehnologi medis, mampu mengurangi angka kematian dalam proses kelahiran. Kecuali yang tinggal dibeberapa daerah terpencil.  Tidak ada kesulitan, kecuali tuhan memberikan jalan keluarnya.  Masa pertumbuhan anak, seringkali terjadi ganguan, seperti pilek, difentre, diare, cacar air. Itu semua merupakan kesulitan bagi manusia. Bagi anak, sakit itu menganggu, bagi orangtua sakit yang menimpa anak itu merupakan beban pikiran dan vinansial.

 

 

 

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s