Ibas: Mitra Politik Menjadi Mitra Mertua

Kira kira mana nih calon menantunya SBY...?Trisno Jalaran Songko Kulino (cinta terjalin karena kebiasaan). Dalam istilah lain, tidak terasa, lama kelamaan wajah Siti Rubi Aliya Rajasa terlihat mempesona, padahal tadinya biasa-biasa. SBY dan Hatta rajasa juga terlihat akrab sejak Kabinet Indonesia Bersatu (I-II) keduanya terlihat begitu akrab dan erat. Bahkan, ketika ada isu resafel, posisi Hata Rajasa tidak tergoyahkan. Rupanya, ikatan SBY dan menteri yang satu ini bukan hanya ikatan presiden dan menteri. Rupanya, ikatan keduanya diam-diam akan lebih mendalam lagi yaitu ikatan besanan. Mitra politik menjadi mitra besanan, sebagaimana ikatan Ayahanda Aliaya Pohan.

Sebuah kisah menarik antara Nabi Saw dan Abu Bakar, Umar Ibn al-Khatab, Usman Ibn Affan dan Ali Ibn Abi Thalib, ternyata memiliki ikatan emosional. Umar Ibn al-Khattab yang tadinya mitra dakwah, kemudian menjadi ikatan mertua. Nabi Saw menikahi Hafasah dengan tujuan, agar supaya dakwah islam benar-benar kuat dan kokoh. Sedangkan Ali Ibn Abi Thalib  yang tadinya keponakan diambil menantu oleh Nabi Saw, agar supaya dakwah islam semakin kuat, begitu juga Abu Bakar dan Usman Ibn Affan menjadi mitra keluarga.

Nabi Saw dan orang yang disebutkan di atas memiliki visi dan misi yang sama, yaitu Membangun moralitas bangsa Arab (Makkah). Dengan adanya ikatan keluarga, eksistensi perjuangan semakin terarah. Dan, kemungkinan-kemungkinan kecurangan sangat kecil terjadi. Apalagi, orang-orang yang di atas memiliki citra positif dalam kehidupan masyarakat Arab Makkah waktu itu. Jadi, strategi Nabi Saw di dalam membangun perjuangan islam pertama kali lewat pendekatan pernikahan (keluarga), sebelum memasuki wilayah lain.

SBY sebentar lagi turun. Tahun 2014 adalah awal baik bagi Ibas. Dengan dorongan ayah sebagai tokoh kunci partai politik demokrak,  dan mertuanya sebagai tokoh kunci PAN. Ibas bisa dengan mudah melenggan bisa mencapai posisi puncak. Kekuatan itu sudah dibangun lewat pendekatan pernikahan. Tetapi, itu hanyalah ilmu gatuk politik. Belum tentu benar, dan juga belum tentu salah semuanya.

Yang jelas, pesona yang memancar dari wajah Aliyah Rajasa mampu memikat hati pentolan putra Mahkota. Tentunya, keputusan Ibas di dalam menentukan pilihan pasangan sangat jeli dan matang. Cantik, menarik, serta berasal dari kalangan berada juga menjadi pertimbangan dari sebagian besar lelaki, termasuk Ibas.

Di dalam sebuah buku yang ditulis oleh Ibn Hazam diceritakan. Jika cinta sudah membara, membakar hati yang sedang kasmaran, maka semua menjadi rahasia, dan berpaling dari semua yang ada selain kekasih yang menjadi semakin nyata. Dalam sebuah syair, terdapat tulisan yang mengisaratkan tanda-tanda cinta :

Aku nikmati semua pembicaraan seputar dirinya

Tercium indah aromanya laksana kasturi yang mempesona

Ketika ia berbicara ssesuatu, apapun

Aku mengatakan,  tak pernah kuhiraukan selain darimu

Meski, seandainya aku sedang bersama sang jenderal (kholifah)

Sungguh, tidak akan memalingkan diriku dari kekasihku

Jika aku terpaksa beranjak pergi darinya, maka

Aku selalu menoleh kearahnya, dan berjalan tanpa arah pasti

Pandanganku masih kepadanya, ketika tubuh menjauh darinya

Bagaikan orang yang berjuang melawan arus menenggelamkan

Jika kau tangtang aku, mungkinkah  kau tembus angkasa

Ya, begitulah jawabku, dan aku tahu tangga untuk menuju kesana.

Pernikahan Aliya Rajasa dan Ibas juga akan mengawinkan dua kekuatan partai politik (Demokrat dan PAN). Cinta keduanya juga akan menjadi kekuatan baru untuk menyongsong pemilu 2014 nanti. Semoga, mitra politik yang berahir menjadi mertu mampu merekatkan kekuatan-kekuatan politik positif dalam membangun bangasa Indonesia.

 

 

 

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Wanita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s