SAHID TOUR : Kebanjiran Jamaah Umrah

Tepat pada tanggal 10-11, jamaah umrah Sahid Tour dengan program umrah Milad Sahid Tour berangkat telah usai. Pembarangkatan umrah milad dibagi menjadi dua kelompok. Yang pertama pada tanggal 10 Mei dengan jumlah 40 jamaah umrah dan pada tanggal 11 47 jamaah. Eko dan Kawi selaku petugas SAHID menuturkan bahwa program ini sangat menyenangkan. Dr. Ali Nurdin selaku pembimbingnya juga benar-benar berusaha memberikan pelayanan ruhani kepada jamaah umrah selama di Makkah dan Madinah, hingga menginjakkan kaki ke-tanah air.

Hotel Movenpick menjadi pilihan utama selama di Makkah. Sebab, hotel ini merapat dengan Masjidilharam, yaitu dipelataran baitullah. Hotel ini termasuk bintang lima, sangat bagus dan menyenangkan. Setiap jamaah bisa sewaktu-waktu bisa berangkat ke Masjidilharam tanpa harus berjalan lebih lama. Tidak kurang dari tiga menit, jamaah sudah bisa memasuki Masjidilharam. Sebuah motto Sahid Tour yang saat lagi populer dikalangan Sahid Tour ialah ‘’ berangkat umrah dengan senyuman, pulang dengan senyuman’’. Artinya, SAHID TOUR benar-benar berusaha memberikan pelayanan maksimal terhadap jama’ah umrah selama di Makkah dan Madinah.

Sedangkan, pada tanggal 18 Mei, ada sekitar 47 jamaah umrah yang juga berangkat. Jamaah pada tanggal 18 ini merupakan program dari BRI Syariah. Kendati demikian, jamaah yang bukan dari pegawai BRI Syariah juga ikut bergabung pada tanggal tersebut. Bertindak sebagai Tour Leader, yaitu Kang Asep Sudrajat. Dan sebagai pembimbing ibadahnya ialah Ust. Hamim Tohari.

Tempat atau hotel yang dipergunakan juga sama, yaitu Movenpick selama di Makkah, Elaf Toyyiab selama di Madinah, dan Readsea selama di Jeddah. Intinya, SAHID terus berusaha memberikan pelayana maksimal kepada tamu-tamu Allah. Sebab, mereka (tamu Allah) itu doanya senantiasa didengarkan dan tidak pernah ditolak oleh Allah Swt. Melayani jamaah haji atau umrah merupakan sebuah kemulyaan bagi petugas haji dan umrah selama di Makkah dan Madinah.

Semoga semua jama’ah umrah SAHID TOUR menjadi umrah yang diterima Allah Saw. Rejekinya bertambah, hidupnya semakin berkah, dan kelah tidak meninggal dunia yang fana ini kecuali dalam kondisi husnul khotimah. Jangan, lupa do’kan semua orang-orang yang pernah menitipkan doa’, sebagaimana Umar Ibn al-Khattab mendo’akan Nabi Saw.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Info Haji dan Umrah dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s