Eksistensi NU Jeddah

Belum lama ini, NU Cabang Istimewa Arab Saudi mengirimkan utusan di Kongres Muslimat di Lampung. Ibu Rita, satu-satunya delegasi Muslimat Timur Tenggah yang vocal dan memiliki pandangan luas dalam dunia ke-Muslimatan. Hadir pula utusan Muslimat dari Negeri Ratu Elizabet Inggris. Eksistensi ini ternyata sudah menembus lintas Negara dan bahasa. Tidak menutup kemungkinan, jika kelak ada anggota NU atau Muslimat dari kalangan bangsa Arab yang nenek moyangnya berasal dari Indonesia. Begitu juga warga negera Inggris (Eropa) yang ber-keturunan Indonesia.

Eksistensi NU Timur Tenggah (Arab Saudi), tidak lepas dari kegigigan halus Ir. Fuad Abdul Wahab, sang ketua sekaligus tokoh Masyarakat Indonesia asal Tasik Malaya ini. Berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan pendidikan juga tidak lepas dari ke-ikutsertaan beliau. Sebagai ketua NU Cabang Istimiewa yang dibuka dan dilantik langsung oleh KH. Hasyim Muzaadi, 25 Desember 2000 yang bertepatan pada 29 Ramadhan, 1921.

Saat ini NU mulai berkembang pesat ditangan KH Hasyim Muzadi. Pertumbuhan pendidikan dan kegiatan sosial di Arab Saudi juga karena ke-ikutrsertaan PBNU waktu itu bersama Ir. Fuad Abdul Wahab. Adanya lembaga pendidikan, seperti; Sekolah Indonesia Makkah (SIM), TPA Al-Nasiriyah menunjukkan eksistensi NU di Kota Jeddah.

Jika NU Arab Saudi dibuka dan dilantik oleh KH Hasyim Muzadi sepuluh tahun yang lalu. Saat ini, KH Hasyim yang tidak menjabat PB NU hadir kembali di Jeddah. Jangan salah, kehadiran beliau dalam rangka pengajian umum menyambut bulan Suci Ramadhan. Sebagai Syuriah NU yang sekaligus sekjen ICIS ( International Conference Of Islamic Scholar). Pak Hasyim juga termasuk penasehat Liga Muslim Sedunia (Word Muslim Legua) yang lebih populer dengan sebutan  Rabithah Alam Islami) akan memberikan tausiyah kepada penduduk Indonesia yang bermukim di Jeddah dan sekitarnya.

Yang terpenting dalam pertemuan itu, jika dulu datang melantik Ir Fuad Abdul Wahab dkk. Sekarang beliau akan temu kangen dengan para penggurus NU Cabang Istimimewa Arab Saudi, sekaligus akan menyaksikan eksistensi NU di Kota Jeddah. Pak Fuad sebagai ketua Tanfidz, dan Bapak Mahfud LC sebagai Syuriah benar-benar berusaha memberikan yang terbaik untuk warganya di Jeddah dan sekitarnya.

Rencanaya, tausiyah yang akan disampaikan oleh pimpinan ponpes ALHIKAM, JL.Cenger Ayam- Malang ini akan dilaksanakan di Balai Nusantara Wisma Konjen RI Al-Hamra Jeddah. Sebelum acara dimulai, rencananya akan diawali dengan makan malam terlebih dahulu, yaitu pada pukul 19.30 waktu Jeddah. Terlepas dari jamuan malam itu. Yang jelas nanti malam akan menjadi pertemuan istimewa bagi masyarakat Jeddah secara umum, dan khususnya warga NU di Jeddah.

 

 

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s