Merasakan Lailatul Qodar di Siang Hari

Nabi Saw, jauh-jauh hari sebelum mendapatkan malam Lailatur Qodar, sudah merasakannya. Sebab, beliau setiap bulan puasa tadarusan bersama Jibril as, dimana Jibril as merupakan satu-satunya malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad Saw. Karena akrbanya Nabi Saw dengan Allah Swt, sampai-sampai, beliau tidak pernah putus interaksi dengan-Nya. Jadi, sebenarnya, Nabi Saw tahu betul kapan turunya Lailatul Qodar itu. Untuk merangsang, umatnya agar rajin beribadah, Beliau Saw memberikan gambaran, bahwa sejak pagi hari, detik-detik lailatul qodar sudah bisa dirasakan.

Ketika matahari sudah ditenggah-tenggah, semakin terasa akan hadirnya malam Lailatul Qodar itu. Bagi orang-orang tertentu, detik-detik malam terbaik sepanjang jaman itu sudah bisa dirasakan di siang harinya. Karena siang itu, matahari  memang tidak begitu panas, walapun terlihat panas, mungkin karena merasa sungkan dengan hadirnya malam itu. Matahari memang muncul, tetapi udara terasa dingin dan sejuk. Seolah-olah, malam mulia itu sudah tiba sebelum matahari terbenam. Karena begitu tebal dosa-dosa manusia, sehingga tidak mampu merasakan kehadiran malam lailatul qodar. Bahkan, ketika malam-pun, tidak bisa merasakan. Seolah-olah, manusia sudah tidak peka lagi dengan kehadiran para malaikat yang membawa berkah dari langit.

Nabi Saw sangat mengerti dengan kondisi para pengikutnya. Oleh karena itu, beliau Saw mewanti-wanti bahwa malam itu akan datang pada sepuluh terahir bulan suci Ramadhan, sekaligus dengan tanda-tandanya sekaligus. Dalam prakteknya, Nabi Saw juga mengajak seluruh anggota keluarganya bangun malam untuk menyambut malam itu. Lebih dari itu, Nabi Saw sampai-sampai mengeluarkan warning:’’barang siapa yang melaksanakan sholat (di malam Ramadhan), atas landasan iman dan semata-mata karena mengharap rahmat-Nya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang selama ini pernah dilakukan’’.

Apa yang dilakukan dan disampaikan Nabi Saw, merupakan bentuk perhatian kepada umatnya agar supaya memperhatikan tanda-tanda malam mulia itu. Sebab, dengan mendapatkan malam tersebut, Allah Swt menjamin dosa-dosa, dan mendapatkan kebaikan yang tidak terhitung jumlahnya. Bagi mereka yang menjaga, mereka akan bersiap-siap sejak awal Ramadhan. Puasanya dijaga dengan sebaik-baiknya, jangan sampai ternoda dengan ngosip, ngrumpi, dan rekan-rekannya. Tarawih juga tidak pernah ketinggalan, walaupun sesibuk apapun. Begitu juga sedekah, tidak ditinggalkan, walaupun itu seribu rupiah, yang penting istikomal selama sebulan. Sebab, amalan itu akan menjadi berlipat, ketika bebarengan dengan malam mulia tersebut.

Secara umum, umat Muhammad Saw, bukanlah umat yang kuat ber-ibadah. Oleh karena itu, Nabi Saw memberikan panduan praktis, agar supaya mendapatkan malam mulia itu. Salah satu panduan prkatis, ialah sholat tarawih berjamaah. Selanjutnya, membaca al-Qur’an bersama-sama (tadarusan). Ini semua memang tidak langsung di ajarkan Nabi Saw, tetapi pesan yang tersirat dalam konteks hadis tersebut mengarah kesana. Para ulama’ nusantara, ahirnya menjadikan tadarusan menjadi tradisi yang harus dilestarikan dengan harapan, salah satu dari malam tadarusan itu merupakan malam Lailatul Qodar.

 

 

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Bulan Suci Ramdhan dan tag , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Merasakan Lailatul Qodar di Siang Hari

  1. abdul azis berkata:

    Subhanallah…………….Ya Allah hamba ingin sekali mendapatkan malam lailatul qadar..

  2. sutrisno777 berkata:

    Matur Nuwun mas Ahmaed….kawula nderek mengabarkan semoga menjadikan kebaikan bagi mas Ahmad sekeluarga amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s