Masjidil Haram Diusulkan Khusus Untuk Ibadah Haji dan Umrah Saja

Minggu, 28 Agustus 2011 18:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH–Mantan wali kota Makkah mengajukan proposal pembangunan tujuh masjid megah di sejumlah lokasi strategis di Masjidil Haram.

Pembangunan masjid-masjid itu untuk menghindari sesaknya jamaah yang datang di Masjidil Haram. Demikian disampaikan Fouad Muhammad Tawfik pada Al-Madinah Arabic, Sabtu.

Sebelum rencana ini, pengelola Masjid King Abdullah juga sudah memperluas Masjidil Haram untuk bisa menampung lebih dari 2,5 juta jamaah. Proyek ini menghabiskan dana 80 miliar riyal.

Dalam proposalnya, Tawfik mengajukan agar Masjidil Haram hanya khusus digunakan untuk jamaah haji dan umrah serta tawaf dan sai. Sementara keperluan ibadah lainnya bisa di masjid lain yang segera dibangun.

“Tujuh masjid itu arsitekturnya harus serupa dengan gaya Masjidil Haram,” kata Tawfik.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Info Haji dan Umrah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s