Makna Karomah

Karomah ialah sebuah kejadian diluar kemapuan manusia pada umumnya yang berasal dari Allah Swt. Biasanya, karomah diberikan kepada oran-orang yang benar-benar berpegang teguh pada agama, serta tekun beribadah kepada Allah Swt. Ketekunan beribadah, seperti; membaca al-Qur’an, sholat sunnah, sedekah, puasa sunnah, membaca wirid, membuahkan hasil yang kadang tidak pernah di terpkir sebelumnya. Semisal, seorang yang rajin dan tekun beribadah kepada Allah Swt, tiba-tiba mampu menyembuhkan orang yang sakit parah. Kesembuhan itu hakekatnya bukan dari orang tersebut tetapi dari-Nya, tetapi tidak bisa dinafikan bahwa kesembuhan penyakit itu lewat sentuhan tangan orang ahli ibadah. Sebagaimana kesembuhan seseorang lewat suntikan seorang dokter, atau perawat.

Namun, tidak sedikit orang yang belum kuat ke-imanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt, justru terbujuk dengan karamah tersebut. Ketika hatinya kotor, dan menganggab dirinya mendapat karamah-Nya, maka Iblis-pun ikut serta menodahinya. Orang yang ahli ibadah itu seringkali mengatakan bahwa dirinyalah yang bisa membantu dan menyembuhkan. Persis dengan seorang dokter yang pasiennya berjibun, ahirnya ia mengatakan kalau dirinyalah yang bisa memberikan kesembuhan kepada para pasien. Kalau sudah demikian, keramat itu bukannya dari Allah Swt, tetapi sudah di boncengi oleh Syetan.

Oleh karena itu, seseorang yang beriman ketika beribadah kepada Allah Swt dengan tekun dan istikomah, janganlah menginginkan mendapatkan karomah, tetapi semua itu dilakukan semata-mata karena Allah Swt. Jika kemudian, ternyata memiliki karomah, maka sesungguhnya karomah itu berasal dari Allah Swt. Ibarat orang menanam padi di sawah, secara otomatis akan tumbuh rumput. Tetapi, jika menanam rumput tidak mungkin mendapatkan padi. Begitu juga dengan ibadah yang tekun dan istikomah, kelak dengan ke-istikomahan itu, Allah Swt akan memberikan karamhnya. Sebaliknya, jika ibadah itu yang diburu hanya karamah, maka seringali di boncengi oleh iblis yang menyamar dengan prilaku positif, padahal itu menjerumuskan.

>

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s