HAJI: WASIAT SOFYAN SAURI

Haji bukanlah ibadah yang sederhana. Haji salah satu rukuan islam yang ke-lima, yang mana prakteknya sangat sulit dan IBADAH HAJIrumit. Namun, dengan berbekal niat dan tekad yang bulat, disertai dengan bekal harta halal, serta ngaji manasik haji pada ulama. InsaAllah pelaksanaan haji akan mudah, dan akan menjadi haji mabrur. Haji tidak perlu berkali-kali, cukup sekali saja dalam seumur hidup. Yang penting hajinya benar-benar berkualitas dan semata-mata karena Allah Swt, pasti akan mendapat jaminan surga.

Sudah menjadi trasidi, setiap orang yang akan menunaikan ibadah haji harus belajar dan bertanya kepada ahlinya. Para sahabat-pun, ketika hendak menunaikan ibadah umrah juga mendatangi Nabi Muhammad Saw, seraya meminta doa dan restunya. Pada masa tabiin, ada seorang calon jamaah haji yang hendak menunaikan ibadah haji, beliau meminta saran dan masukan dari Imam Sofyan Sauri. Beliau-pun ahirnya membekali dengan beberapa wejangan, antara lain:

1-      Janganlah kalian berkawan dengan orang yang lebih banyaj kaya.

2-      Jika engakau menyamakan bekal kalian denganya, akan menimbulkan negative pada dirimu.

3-      Jika kamu melihat ia lebih darimu, kamu akan merasa rendah diri.

Adapaun beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh setiap calon jamaah haji menjelang keberangkatan menuju tanah suci, sebagai berikut:

a-      Jangan lupa, sebelum keluar rumah terlebih dahulu bersuci dan dilanjutkan dengan sholat dua rakaat. Adapapun tata caranya sholatnya (1) rakaat pertama membaca surat Alfatihah dan dianjutkan dengan membaca Sura Al-kafirun (2) Rakaat kedua membaca surat Alfatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ihlas. Usai melaksanakan sholat dua rakaat, kemudian berdoa dan bermunajat kepada Allah Swt, agar supaya Allah Swt meridhoi setiap langkah kakinya menuju tanah suci Makkah. Perjalanan menuju Makkah, Madinah, hingga pulang kerumah dimudahakan dan selamat. Dan, memperoleh haji Mabrur. Terahir, membaca do’a :’’ Ya Allah….berikalahlah kami bekal taqwa dan ampunilah dosa-dosaku….!

b-      Selanjutnya, berpamitan kepada tetangga kerabat, rekan-rekan. Meminta kepada mereka agar supaya mendoakan agar perjalanannya dimudahkan. Begitu juga rekan dan kerabatnya juga di doakan. Do’a jamaah haji dikabulkan Allah Swt, sampai ia kembali kerumhanya. Berwasiat kepada orang terdekat, agar supaya Allah Swt menerima ibadah hajinya sebagai haji mabrur. Dengan begitu, perjalanan menuju ketanah suci dengan tenang dan legowo, karena telah mendapat bekal doa dari tetangga dan rekan-rekannya.

c-      Sebelum berangkat, hendaknya memanjatkan do’a kepada Allah Saw:’’ dengan menyebut Nama Allah Swt….akau bertawakkal kepada Allah, dan tidak ada daya dan upaya kecuali pertolongan Allah Swt’’.

d-     Ketika memasuki kendaraan, hendaknya berdoa:’’

سبحان الذى سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وانا إلى ربنا لمنقلبون

e-      Ketika dalam kendaraan, hendaknya banyak berdoa dan munjat kepada Allah Swt sepanjang perjalanan menuju Makkah. Doa itu akan mendapatkan perhatian khusus dari Allah Swt. Orang-orang dekat, sepert; kedua orangtua, kerabat, teman-teman seperjuangan, serta umat islam keseluruhanyan tidak lupa diikutsertakan di dalam do’anya. Nabi Saw pernah menyamapaikan:’’ tiga doa dikabulkan Allah, tidak diragukan lagi:’’ do’anya orang teraniaya, doa’nya orang musafir, dan doa orangtua terhadap anaknya’’.

Tentang Abdul Adzim

Abdul Adzim Irsad, telah menyelesaikan pendidikan sarjana bahasa Arab di Umm Al-Qura University Makkah, sekarang sedang menempuh program S3, jurusan pendidikan bahasa Arab di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pos ini dipublikasikan di Info Haji dan Umrah, Informasi...., Pendidikan Anak, Seputar Haji dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s